LOMBOK TIMUR - Pertumbuhan ekonomi Lombok Timur (Lotim) di Tahun 2025 melejit yaitu berada diangka 6,61 persen. Capaian tersebut jauh dibanding pertumbuhan ekonomi Nasional yang hanya 5,11 persen dan Provinsi NTB 3,97 persen secara akumulatif sampai dengan Triwulan IV 2025.
![]() |
Sensus : Pemkab bersama dengan BPS Lombok Timur saat melakukan rapat koordinasi terkait paksanaan Sensus Ekonomi 2026 |
" Berdasarkan rilis BPS terbaru pada Maret 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Timur pada triwulan IV 2025 mencapai 6,61 persen " kata Sekda Lombok Timur Juaini Taufik ketika melakukan kegiatan Ngisi Bareng (NGIBAR) Sensus Ekonomi 2026 bersama dengan BPS Lombok Timur.
Capaian ini lanjut dia sangat penting dalam memperkuat perencanaan dan pengambilan kebijakan ekonomi daerah.
“Data sensus itu sangat penting. Semakin baik kualitas data, semakin tepat kebijakan yang akan kita ambil untuk pertumbuhan ekonomi Lombok Timur,” tegasnya
Juaini menambahkan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab terhadap kualitas data statistik di Kabupaten Lombok Timur.
“Statistik adalah ilmu yang merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data untuk menghasilkan keputusan yang valid. Kita bersyukur bisa mengikuti sensus ini, dan berharap hasilnya mampu memberikan data yang lebih baik dan akurat,” harap dia.
Untuk itu Ia berharap pendataan secara door to door dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan. Termasuk juga bagaimana bis memberikan edukasi kepada masyarakat pelaku usaha.
Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, menjelaskan bahwa NGIBAR merupakan tahapan pendataan awal Sensus Ekonomi 2026. Pendataan utama akan dilaksanakan pada 15 Juni–31 Agustus 2026 secara door to door oleh 91 petugas lapangan.
“Ngisi Bareng ini adalah pendataan awal bagi perusahaan besar dan menengah. Tim BPS akan mendampingi seluruh proses pengisian kuesioner hingga selesai dan berhasil disubmit" tutupnya. (glk)

Post a Comment