LOMBOK TIMUR- Pemda Lombok Timur mengupayakan tata kelola data prioritas untuk Tahun 2026 mendatang. Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan tata kelola data terpadu dan berkualitas dalam mendukung pembangunan.
![]() |
Acara Penetapan Data Prioritas Tahun 2026 |
Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya mengatakan bahwa data sangatlah penting dan tidak hanya sebatas angka, akan tetapi merupakan acuan dalam mendukung perencanaan pembangungan baik di tingkat Daerah maupun Nasional. Data merupakan fondasi utama dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu menjadi komitmen bersama antara Pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membangun data.
”Kita berkumpul di sini untuk membangun komitmen terhadap tata Kelola data yang terkoordinasi,” kata Edwin ketika membuka kegiatan Penetapan Data Prioritas Tahun 2026.
Lebih lanjut disampaikan bawa akurasi dan kualitas data akan sangat berpengaruh pada akurasi dan kualitas kebijakan yang akan diambil, efektifitas pelaksanaan program, serta efisiensi anggaran. Karena itu data yang akurat dan terintegrasi sangatlah perlu. Hal tersebut merupakan implementasi Satu Data Lombok Timur sebagai bagian dari Satu Data Indonesia, yang merupakan amanat Perpres no.39 Tahun 2019.
"Selain informasi digital, perencanaan juga harus menjadi fokus, untuk itu diperlukan koordinasi seluruh OPD dan BPS untuk finalisasi data-data statistik sektoral " imbuh dia.
Data ini akan menjadi dasar fundamental untuk mengambil kebijakan. Sehingga data ini harus benar-benar terintegrasi dengan OPD-OPD terkait " Kita sama-sama bekerja dan bekerja sama untuk perbaikan perencanaan ke depannya,” harapnya.
Sementara itu
Senada dengan wakil Bupati, Kepala BPS Lombok Timur Sri Endah Wardani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah besar dan upaya untuk memperkuat tata kelola data di Lombok Timur. Tanpa Data yang akurat dan valid, serta terorganisasi dengan baik, dinilai akan sulit merumuskan kebijakan berdampak bagi kehidupan masyarakat Lombok Timur.
"Di era digital ini, BPS Kabupaten Lombok Timur berupaya terus mengembangkan inovasi dengan mengembangkan COMPASS digital yang memungkinkan pembinaan statistik sektoral secara terintegrasi dan efisien. “Jadi tidak ada lagi hambatan komunikasi yang selama ini terjadi yang selama ini menghalangi. Semua ini menjadi bagian dari visi kita mewujudkan tata Kelola data yang lebih baik lagi,” tutup nya . (glk)

Post a Comment